09 Mei, 2014

Ayo jadikan Rasulullah sebagai suri tauladan yang sesungguhnya



Ramadhan tinggal menghitung hari,  kelak kita bisa menemukan hal-hal khas ramadhan yang selalu dirindukan. Setiap orang yang muslim yang “normal’ dan paham, pasti condong akan kebaikan, setidaknya di bulan ramadhan. Ibadah semakin ditingkatkan baik dirumah maupun diluar rumah, dan biasanya dibulan ramadhan, hampir semua pihak mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan positif ini.
Diantara sekian banyak materi keislaman, menghayati kisah teladan rosulullah SAW juga merupakan hal yang penting. Terlebih lagi, belakangan ini anak-anak kita, bahkan kita juga sebagai orang tua, seolah kehilangan sosok teladan yang patut dicontoh. Kita seolah lebih mengenal sosok pahlawan buatan, juara ajang pencarian bakat, artis,tokoh,dan lain-lain, padahal ada sosok yang lebih patut diteladani yaitu rosulullah SAW. Itu semua bisa jadi karena kita belum mengenal dan atau belum mengenalkan sosok tuntunan kita kepada diri, anak juga keluarga. Bahkan dalam acara talkshow yang lalu, ketika muncul pertanyaan “siapa yang bisa menyebutkan dengan lengkap nama-nama anak dari rosulullah SAW?”,  dari puluhan orang yang ada disana dan sekian banyak orang yang mencoba menjawab, hanya satu orang yang bisa menyebutkan jumlah dan nama-nama anak Rosulullah Muhammad SAW dengan lengkap dan benar. Hal ini sungguh menjadi tamparan telak bagi saya pribadi sebagai orangtua, karena lebih hafal jumlah dan nama anggota boyband, atau nama anak dari seorang artis senior  dibandingkan  jumlah dan nama anak-anak nabi. Jika begini keadaannya, mau dibawa kemana pendidikan anak-anak kita kelak?.
Buku-buku yang menceritakan kisah hidup Rosulullah sudah tak terhitung jumlahnya, jika kita memang mencari. Berbagai sumber/ riwayat terpercayapun dikemukakan dalam semua kisah nabi Muhammad SAW . mulai dari kisah saat ia dilahirkan, kanak-kanak, masa kenabian,  perjuangan, rumah tangganya, cara hidupnya, hingga beliau wafat, tercatat rapi. Namun pada kenyataannya, hanya segelintir orang yang memiliki referensi dan menganggap penting mengenai hal tersebut.
Pict from SDI.co.id

PT. Sygma Daya Insani (SDI) yang memiliki motto Building Smart Family, Through Modern Science and Moral Values sejak tahun lalu telah mencoba menyampaikan suri tauladan dalam bentuk pagelaran yang dikreasikan oleh Kuping Creative Solutions, dan diberi nama “Parenting Entertraining Muhammad Teladanku” atau PEMT (2013). Benny Triadi, selaku Managing Director PT. SDI menjelaskan bahwa konsep dan nama acara ini berubah menjadi “Family Entertraining Muhammad Teladanku” atau FEMT. Dengan nama baru tersebut (FEMT), SDI berupaya untuk menyajikan perbaikan konsep dan mengikutsertakan bukan hanya orangtua, namun juga anak-anak. Bahkan Benny menambahkan, bahwa tidak menutup kemungkinan anak-anakpun akan diberi kegiatan positif, selama FEMT berlangsung, sehingga seluruh anggota keluarga yang hadir, benar-benar bisa menikmati dan menghayati sajian Entertraining Muhammad Teladanku.
Pada bulan Ramadhan tahun ini, warga Bandung dapat menikmati pagelaran yang disampaikan melalui gabungan gerak, musik & lagu, monolog serta multimedia, pada tanggal 13 Juli 2014. Audien akan diajak berinteraksi dan digugah kesadarannya tentang sosok Rasulullah SAW, sebagai suri tauladan yang sempurna dalam berbagai sisi kehidupan manusia. Ustadz Darlis Fajar-pun menyatakan bahwa kita perlu hadir langsung di acara ini agar lebih bisa menghayati sampai ke hati, dibandingkan hanya melihat melalui CD saja. Kang Harry BPM yang menjadi talent, mengakui selalu ada atmosfer yang berbeda dalam setiap pagelaran PEMT terdahulu. “energinya sangat luar biasa, selalu berbeda disetiap kali penyelenggaraan. Audience ikut mempengaruhi adanya energy tersebut”. Bahkan saat kang Harry membawakan lagu “rinduku” ysng berisi kerinduan akan sosok Rasulullah SAW,  ada energy luar biasa, yang membuat ia, prnonton dan pengisi acara tak kuasa menahan haru.
Anda merasa perlu mengikuti acara ini? Silahkan cari informasinya dengan mengunjungi web SDI disini. Anda akan mendapatkan informasi jadwal dikota mana saja kegiatan ini telah dan akan berlangsung, selain itu juga tiket box seharga 50.000-100.000 bisa anda pesan melalui panitia penyelenggara.

06 Mei, 2014

mie ayam cabe ijo

Mie ayam adalah jajanan kesukaan suami, namun sejak kami melihat pemandangan tak mengenakan di pasar, yaitu ketika seorang pria menyembelih ayam tanpa basmalah bahkan sambil berkata-kata tak pantas. Sejak itulah kami memutuskan untuk lebih berhati-hati membeli ayam dan segala produk olahannya. Jika tak tau asal usul atau ragu atau tak ada label halalnya, kami lebih memilih menghindar. Nah, kali ini sesuai permintaan suami, saya membuat tumisan ayam untuk di siramkan diatas mie telor yang sudah matang. Yuk mulai cek bahan-bahannya:
bumbu halus:bawang merah3, bawang putih2, kemiri2, rawit hijau 10.
bawang bombay 1/4 iris tipis.
bawang daun 4 batang, iris
cabe hijau 5, iris
bonggol sawi putih/bonggol caisin, iris kecil
ayam yg sudah di rebus 1/4 kg , suwir/iris kotak kecil
air kaldu ayam 1 liter
kecap manis
kecap asin
merica
garam
gula pasir
minyak ayam : goreng kulit ayam,bwg merah&putih yg di geprek, ketumbar geprek, dalam minyak 100ml. Goreng sampai kulit kering. Angkat lalu sisihkan minyaknya saja,simpan dalam tempat tertutup. Bisa digunakan untuk 10/15 porsi mie ayam.
cara:
Tumis bumbu halus, bawang bombay, bawang daun dengan minyak hingga harum. Lalu masukkan ayam, bonggol yg sudah diiris, cabe hijau dan air kaldu. Aduk rata, dan biarkan sampai hampir mendidih. Bubuhi kecap manis, kecap asin, gula,garam. Tutup wajan dan biarkan hingga kuah mendidih dan semua ayam juga bonggol berwarna cokelat. Cicipi dulu sebelum kompor dimatikan. Jika sudah pas, simpan dalam mangkok/wadah yang memiliki tutup. Hal itu agar kita bisa menyimpannya langsung kedalam kulkas jika tidak habis. Bisa bertahan tetap enak untuk jangka waktu satu minggu dlm kulkas. Hangatkan tiap 2 hari.
penyajian:
siapkan mangkuk, bubuhkan 1sdm kecap asin, minyak ayam, merica. (jika ingin lebih mirip dg mie ayam gerobak, bisa tambahkan penyedap). Lalu masukkan satu porsi mie telor yg sudah matang. Aduk rata. Siram dengan tumisan ayam beserta kuahnya. Tambahkan sambal sesuai selera. Selamat mencoba.. :)

20 April, 2014

Mari berwisata buku, ilmu dan sejarah islam di Bandung



Halo para pecinta Bandung.. Beberapa hari lagi, kita akan bisa menghadiri gelaran acara menarik untuk dihadiri. Acara ini merupakan kerjasama antara IKAPI Jawa Barat dengan Pemerintah kota Bandung. Namanya “Bandung Islamic book fair 2014”, didalamnya akan berlangsung banyak hal menarik, diantaranya
1. Tentu saja “Pameran buku islam”, yang telah rutin digelar pada bulan Mei, setiap tahunnya.  Pameran ini akan dihadiri oleh lebih dari 100 penerbit buku islam. Kita bisa masuk arena secara gratis, dan membeli buku-buku keislaman beserta Qur’an yang tentu saja dengan potongan harga yang menarik bikin hemat.
2. Diruangan yang sama, tepatnya di lantai 2, kita bisa menyaksikan “Pameran pedang nabi”. Dengan tiket masuk Rp.10.000, lebih dari 30 item peninggalan nabi Muhammad SAW beserta para sahabat, bisa kita jadikan ajang napak tilas perjuangan mereka dalam sejarah islam.  Acara ini bisa dijadikan ajang pendidikan anak, baik bersama keluarga maupun bersama teman-teman sekolah. Khusus untuk pembelian tiket kolektif bisa mendapatkan potongan harga sebesar 15%-20%.
3. Festival yang dikelola oleh para penerbit. Acara ini merupakan suatu konsep yang diusung untuk memeriahkan gelaran pameran buku islam yang mengambil tema “Bandung cinta ilmu, cinta Al-Qur’an”.  Festival yang dimaksud, diantaranya: festival ilmu dan Qur’an, festival Hafidz dan festifal seni islami.
4. Acara-acara khas pameran bukupun tentu akan selalu ada, seperti jumpa public figure, gelaran seni budaya islami, kreatifitas, seminar, bedah buku, dialog interaktif, dan lomba-lomba.
5. Ajang pertemuan bagi komunitas pecinta buku, ODOJ, hijaber dan komunitas positif lainnya. Nah, bagi komunitas yang ingin turut serta memeriahkan gelaran ini, bisa menghubungi penyelenggara untuk meminta waktu dan sarana pendukung secara gratis.

Bandung Islamic book fair 2014 kali ini akan sangat meriah dan ini merupakan salah satu upaya menuju Bandung sebagai ibukota buku sejagat atau world book capital pada tahun 2017 nanti, yang digagas oleh UNESCO.
Kalau kamu ngaku cinta Bandung, ayo kita sukseskan acara-acara positif semacam ini, catat waktunya ya..
Tanggal     : 1-7 Mei 2014
Tempat     : Landmark Convention Hall Jl. Braga no 129 Bandung
Informasi lebih lanjut, hubungi IKAPI di email: ikapi_jabar@yahoo.com
Telp (022) 5224572 twiter: @ibf_bdg

06 Maret, 2014

Kita, Anak, dan Gadget idaman

Bismillahirohmanirohim
Belakangan ini HP saya dan suami sering di 'sabotase' anak-anak balita saya, entah itu untuk bermain game ataupun melihat-lihat foto kegiatan mereka. hal ini bikin saya tergelitik untuk menulis beberapa hal berikut.
Beberapa fakta yang saya temui sendiri di era digital ini:
1. pengguna smartphone meningkat
2. penjual online meningkat tajam, ada yang menggunakan laptop,pc, dan yang lebih banyak adalah menggunakan smartphone untuk memantau pergerakan promosi dan penerimaan order.
3. anak-anak bahkan bayi yang belum genap 2 tahun-pun sudah bisa mengoperasikan smartphone milik orangtuanya. entah itu bermain game, maupun melihat-lihat galeri foto dan video
4. minat membaca buku hard copy cenderung tetap dan belum berkembang, karena tak dipungkiri peminat buku hard copy banyak yang beralih membaca e-book dan membaca status fb/twiter.hehe
5. pembuat dan pemain game di smartphone bertambah
6. penyimpangan perilaku dan kasus-kasus yang disebabkan oleh media online semakin banyak, dan ketika hal ini menimpa anak-anak, yang pertamakali disalahkan selalu orangtua
7. saking serunya bacaan dan pemandangan di layar smartphone, sampai-sampai banyak orang yang melalaikan urusan ibadahnya seperti sholat yang di undur-undur (maksudnya, udah azan bukannya langsung wudhu malah tetep asik main gadget, ntar ah solatnya diundur sampe iqamah, diundur lagi 5 menit, satu jam,dan seterusnya, semoga segera solat sebelum di-solat-in), ngaji yang di nanti-nanti (maksudnya, nanti lagi, nanti lagi, sampai akhirnya gagal ngaji hari ini, terulang keesokan harinya dan seterusnya. semoga cepat sadar sebelum nanti 'di-ngaji-in)
Lalu, apakah zaman digital hanya mengundang hal negatif melulu?
jawabannya: "tentu tidak"
Banyak hal positif yang muncul di era gadget ini.
1. masyarakat menjadi semakin 'melek' teknologi dan tidak ketinggalan jaman saat bertemu orang luar negeri yang lebih dulu memasuki era digital.
2. geliat perekonomian semakin berkembang  ; baik itu penjual smartphone, aksesoris, aplikasinya, dan penggunaan media online untuk promosi produknya.
3. banyak orang yang berani menjadi 'pengusaha', dimulai dari berdagang online
4. wawasan dan rasa ingin tahu semakin meningkat, karena mudahnya mencari jawaban akan keingintahuannya.
5. banyak orang yang semakin sadar bahwa ibadah dan mencari ilmu bisa dimana saja, sesibuk apapun, tanpa harus keberatan membawa banyak buku.
6. banyak orang yang semakin rajin untuk berbagi pengetahuannya bagi khalayak, karena tulisannya mudah diakses oleh siapa saja, dimana saja.
7. imajinasi dan kreatifitas dapat diasah juga dibagikan dengan mudah.

Nah, semua fakta diatas sudah jelas terjadi, dan kita tau bahwa akan sangat sulit menghalangi/ membatasi diri dan anak-anak kita dari benda yang bernama gadget atau smartphone atau android. kita memang bisa -tidak memberikan HP pintar itu- sehingga anak tak bisa mengakses apa-apa dan tak akan terkena pengaruh negatif dari internet dari gadget tersebut. namun  itu hanya berlaku di rumah saja, bagaimana dengan diluar rumah? disekolah, dirumah teman, dan tempat lain. maka solusinya, bukanlah meniadakan gadget dari tangan kita/anak-anak kita, karena sifat manusia itu -khususnya anak, semakin dilarang- semakin muncul rasa penasarannya.
Jadi gimana?? menurut saya, langkah pertama adalah memberi pemahaman dan pengertian mengenai kelebihan, kekurangan, bahaya 'bermain gadget dan internet'. Selain itu, kita sebagai orang tua jangan hanya bisa menyalahkan, namun juga harus bisa mengarahkan dan memberi solusi. Sehubungan dengan ini, ada pilihan solusi yang mungkin bisa kita ambil. yaitu menyediakan gadget yang setidaknya berisi konten-konten aman dan mendidik.
***
Kemarin, bapak-nya anak-anak dan si sulung datang ke Bandung Book Fair 2014 dan mengikuti acara launching sebuah produk android yang didalamnya terdapat konten-konten islami dan mendidik. Ini nih, penampakannya


Saat mendengar cerita dari suami, mengenai betapa Sygma CMC sebagai perusahaan penerbit Al-Qur'an dan produk kreatif, sangat tanggap terhadap kemajuan jaman dan tau apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Saya semakin penasaran dan ingin menggali lebih dalam tentang produk yang katanya dibutuhkan masyarakat ini. Maka, sayapun mulai meluncur kesana-kemari hingga mendapatkan info berikut:
1.Syaamil-tabz-tablet-dengan-content-aplikasi-super-lengkap.html
2.Syaamil-note-smartphone-islami-terlengkap-dari-sygma-cmc.html
Udah coba di klik bloom? dijamin ngiler alias mupeng deh. Spesifikasinya mantap, aplikasinya lengkap, harganya nggak jauh sama gadget serupa, tapi bonus kontennya keren abiss. Ary Indriani, Sygma National Sales Manager aja bilang “Syaamil Note merupakan alternatif teknologi yang sehat untuk keluarga. Karena content-nya memiliki unsur dakwah untuk keluarga”.
Kalau sudah tau ada produk seperti ini, sepertinya sudah nggak pantes lagi deh beralasan 'aduh, nggak sempet bawa dan baca qur'an & hadis, saya kan sibuk kesana sini di lapangan' (macaciih..). Hayo.. disela-sela kesibukan yang tampaknya tanpa hela, saya yakin pasti ada beberapa menit saat tubuh beristirahat, nah jika kita terpaksa tak bisa meluangkan waktu untuk secara khusus membaca dan mempelajari Al-qur'an dan atau ilmu bermanfaat lainnya, setidaknya kita bisa mengambil waktu-waktu luang tersebut.
Kalau sudah tau ada produk seperti ini, kita sebagai orang tua nggak perlu khawatir jika sesekali dirumah gadget kita di sabotase oleh anak-anak kita, wong beberapa isinya memang ditujukkan untuk pendidikan anak, kok..
Kalau sudah tau ada produk seperti ini, buat kita yang suka mantengin sosmed dan lapak jualan online kita, sampe nggak sempet ngedip, apalagi ngaji atau baca-baca hal penting, saking takut kelewat (lebay mode on). Nggak ada alasan lagi buat tetep berproses 'mensolehkan atau mensolehahkan diri' meski sibuk. Kenapa eh kenapa? karena eh karena kita bisa tetep ON sambil baca Qur'an, hadis, ebook,dan lain-lain. Kalau pedagangnya soleh/solehah pembelinya pasti setia. Hehe..
Sekian dulu obrolan kita kali ini. Karena tulisan ini aseli tulisan saya, kalau ada hal-hal yang mau ditanyakan atau perlu di konfirmasi, mangga mampir ke Rumah saya

23 September, 2013

Cara merubah perilaku anak yang pemarah.


Alhamdulillah, kita diberikan kepercayaan untuk mendidik dan menikmati peran sebagai orang tua dari anak-anak kita. Dalam menjalankan peran ini terkadang kita melakukan kesalahan dalam memberi contoh ataupun memperlakukan anak, hingga membuat anak menjadi memiliki sifat pemarah. Kita tersadar akan kesalahan tersebut setelah anak beranjak besar dan menunjukkan sikap pemarah pada orangtua/adik/teman.
Lalu pertanyaannya adalah, apakah bisa, merubah sikap anak pemarah, menjadi baik? Jawabannya, bisa-pasti bisa- harus bisa, insyaallah.
Hal terpenting yang harus kita tanamkan sebagai orangtua adalah keyakinan dan usaha maksimal.
Berikut ini cara yg dpt dilakukan:
1. Tanya mengapa dia marah minta dia mengungkapkan perasaannya. Hal ini akan sedikit mengurangi kemarahannya, karena dia merasa ortunya peduli, dan tekanan di pikirannya berkurang.
2. Beri solusi dengan bahasanya. Jika dia marah dan kesal, apa yg harus dan boleh dia lakukan. Misal, 'klo adeknya galak/nggak baik/ rebut mainan kakak, tinggalin aja adiknya, jangan dideketin dulu, nanti klo kakak udah nggak marah, dan adiknya udah baik lagi, baru main bareng lagi'. Atau kalimat solusi lainnya, yg tepat dg masalahnya, ortu pasti lebih tau.
3. Jika cara diatas tdk mempan, Sesekali coba abaikan kemarahan anak, saat anak marah, kita alihkan dg membahas hal lain misalnya: 'ibu mau main petak umpet aah.. Atau jajan ke warung aah'. Terkadang, kemarahan anak itu adalah cara anak mencari perhatian. Jika ketika ia marah lalu ortu memberikan apa yg diinginkannya, maka bisa jdi kelak anak akan mengulanginya. Karena menganggap tangis dan kemarahannya itu mampu membuat ortunya memberi apa yg diinginkannya. "anak adalah pembelajar yg baik"
4. Ingatlah selalu untuk tidak memberi contoh menjadi org pemarah. Jika ortu bertengkar, sedapat mungkin tdk dihadapan anak. bisa jadi saat orang tua bertengkar, anak melihat dan seperti tidak peduli karena kita menganggap wajahnya tak menunjukkan ekspresi tertentu. Namun perlu diingat bahwa anak menyimpan dalam ingatannya. "anak peniru yang baik".

Semoga bermanfaat (IM)

19 September, 2013

Bolehkah membuka aib pasangan?



‘Istri-istri kamu (para suami) adakah pakaian untuk kamu, dan kamu adalah pakaian untuk mereka (QS.Al-Baqarah :187)
Ayat ini tidak hanya mengisyaratkan bahwa suami istri saling membutuhkan sebagaimana kebutuhan manusia pada pakaian. Tetapi juga berarti bahwa suami istri- orang masing-masing menurut kodratnya mmemiliki kekurangan- harus dapat berfungsi ‘menutup pekurangan pasangannya’. Sebagaimana pakaian menutup aurat (kekurangan) pemakainya. (Quraish Shihab)

Maka, sebagai pemakai pakaian yang normal, jika pakaian kita ada kekurangan, katakanlah sobek, maka pasti kita menutupinya. Apakah pantas, jika kita membuka aib sendiri, misalkan berkata “hai teman-teman pakaian saya sobek loh, nih lihat!”. Hanya orang aneh lah yang akan memamerkan kekurangannya sendiri. Jadi, sudahkah kita menjadi ‘pemakai pakaian’ yang normal bagi pasangan kita? Simpan aibnya, semoga ia pun akan menyimpan aib kita.
Namun ada kalanya dibolehkan membuka kekurangan pasangan, misalkan untuk berkonsultasi mengenai permasalahan keluarga, Untuk itu, tentu ada aturannya;
  • Niat untuk mencapai keharmonisan dan kebahagiaan rumahtangga.
  • Kita berkonsultasi kepada orang yang dapat dipercaya dan dianggap bisa membantu permasalahan yang sedang kita hadapi. Contoh: orang tua, psikolog, ustadz, dokter, konsultan pernikahan, konsultan hukum, dll.
  • Konsultasi secara pribadi dan bukan  membuka aib didepan umum.

Demikian tulisan ini saya buat dengan tujuan untuk mengingatkan diri sendiri dan mengingatkan orang-orang yang mungkin secara tidak sengaja- pernah/akan membuka aib pasangannya diruang publik seperti status facebook, tweeter,dll.

Semoga kita termasuk manusia yang diidamkan oleh pasangan kita untuk bersama mengarungi kebahagiaan hidup didunia. Aamiin  


Semoga bermanfaat- (IM)



22 Juni, 2013

Senandung Kata Hatiku


Merindu dikalbu padamu
Karna tak ada lagi tempatku mengadu
Akupun hanya dapat berwudhu lalu bersujud pilu
Sambil termangu dan menopang dagu
Semoga ragu dan sendu tak mendekat lagi padaku
Ibu, Aku Mencintaimu
Hangat kasihmu hidup dihariku
Tubuhmu telah lekang hingga ku tak tau
Namun cintamu menghadirkan seribu IBU untukku
Sejak kau pergi hingga kini ku menjadi Ibu
Ibu, Aku mencintaimu
(IM) 

01 Mei, 2013

Berenang bikin sehat dan senang

Setiap kegiatan positif yang dilakukan anak dan orangtua, seyogyanya akan mendatangkan manfaat yang positif pula. 
Berenang  adalah salah satu kegiatan positif yang penting dan menyenangkan.
Jika dipandang dalam kacamata Islam, pentingnya berenang ditunjukkan melalui hadis berikut,
 Rasulullah SAW bersabda, “Ajarilah anak-anak kamu berkuda, berenang dan memanah”. (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, maksudnya: “Tiap-tiap sesuatu yang bukan zikrullah berarti permainan dan kelalaian, kecuali empat perkara: Seorang laki-laki berjalan antara dua sasaran (untuk memanah); Seorang yang mendidik kudanya; Bermain-mainnya seseorang dengan isterinya; Belajar berenang.” (Riwayat Thabarani)

Jika dipandang dalam kacamata kesehatan, berenang akan membuat fisik lebih sehat dan berstamina, karena saat berenang, segala otot dan tulang rangka digerakkan untuk membuat satu gerakan yang berkoordinasi antara dua anggota kaki dan dua anggota tangan (sistem kardiovaskular). Selain itu, psikis kita akan merasa relax dan senang, hal itu tentunya akan sangat membantu kita terhindar dari stress yang berlebihan. Berenang juga memberi peluang manusia untuk menguasai air serta menjadi berani.
Jika dipandang melalui sudut pandang anak, kegiatan berenang ini dapat menguatkan komunikasi antar anak dan orangtua. Saat komunikasi terjalin sempurna, terlebih melalui kegiatan yang menyenangkan, maka akan baik bagi perkembangan jiwa anak. orang tua akan lebih mudah masuk kedunia anak dan anakpun tak akan sulit menuruti apa yang orangtua ajarkan. Anak yang ceria dan percaya diri tumbuh dari keluarga yang sehat secara fisik dan psikis.
Catatan: Persiapkan hal-hal penting sebelum anda dan anak-anak berangkat berenang. Hal penting itu antara lain;
1. handuk dan pakaian kering
2. Alat mandi dan minyak kayu putih
3. ban, mainan dan pelampung untuk keamanan
4. makanan ringan dan berat serta air minum, karena biasanya setelah berenang anak akan merasa dingin dan lapar.