Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan

15 Maret, 2015

Taman Super Hero Bandung

Taman Super Hero
Gatot kaca-Superman-Flash

Spiderman-Batman-Playground-Kursi

Taman ini terletak di antara jl. begawan dan jl. anggrek- kota Bandung. Setahu saya, dulunya taman ini hanya merupakan taman biasa yang terdiri dari beberapa permainan anak dan ayunan besar. Itupun hasil renovasi Tim walikota periode ini., karena sebelumnya hanya merupakan taman tak terawat yang sering disinggahi para tunawisma.

Setelah Muncul ide "Taman Tematik", taman inipun dirubah menjadi "Taman super hero", yang dibuat agar warga Bandung memiliki tempat bermain dan berkumpul gratis. Sesuai tujuannya, taman ini dikunjungi oleh banyak keluarga yang umumnya terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak. Mereka bermain, bercengkrama dan tentunya menjadikan para patung super hero itu sebagai objek berfoto (termasuk saya :) )

Selain itu, tampak pula kegiatan lain di taman ini, ada komunitas fotography yang sedang mengambil gambar ciamik "foto produk".kali ini produk yang saya lihat adalah putu, sebuah kue tradisional yang berwarna hijau, berisi gula merah dan ditabut kelapa parut yang gurih.hm..  yummy.. Ada pula berbagai pedagang mainan yang mendemosrasikan kehebatan mainannya, sebagai aktifitas promosi agar menarik perhatian anak-anak, lalu membuat anak merengek kepada orangtuanya untuk dibelikan mainan tersebut. hehe.. Kami dan beberapa keluarga lainnya hanya menikmati keindahan tersebut, tanpa membelinya. Setidaknya untuk kali ini, karena permainan tersebut sudah pernah dibeli beberapa waktu sebelumnya. Selain penjual mainan, juga banyak penjual makanan dan minuman yang "mangkal" disana, sehingga pengunjung yang membawa perut kosong tak perlu khawatir. Namun pesan saya, Segala sampah tolong dibuang pada tempatnya, karena kebersihan itu tanggung jawab kita bersama. "Kebersihan itu sebagian dari iman"

Ada satu pengalaman tak terlupakan ditaman ini yang saya alami, selain kebersamaan dengan keluarga. Saat itu ada para sales promotion girl yang menawarkan produk kue baru dalam satu paket seharga 20.000. Ia berkata," ini produk baru, kalau di toko-toko harganya 25.000, ayo bu beli, saya kasih sampelnya juga banyak dan ada kantongnya". Singkat kata, kamipun membelinya karena merasa beruntung, setidaknya sampai beberapa hari kemarin, ketika saya menemukan produk yang sama ini di sebuah toko grosir makanan seharga 17.000, dan toko jajanan biasa seharga 20.000. Hehehe.. kami hanya bisa tertawa saja, meskipun tidak rugi, namun sedikit "dibohongi" oleh si mbak cantik. Ngga papa deh mbak, lain kali jangan bohong lagi ya..dosa :)

Saya pribadi, mengajak anak-anak ke berbagai tempat, selalu dimanfaatkan untuk sarana outing homeschooling yang biasanya dilakukan dirumah. Salah satu kekuatan homeschooling menurut saya, adalah pada pengetahuan orang tua mengenai berbagai hal. Orang tua menjelaskan apa yang INGIN dan PERLU anak ketahui dalam hubungannya dengan dirinya, alam/lingkungan, pengetahuan/sains, dan tentu Agamanya (didalamnya termasuk tauhid, akhlak,ibadah, dll)

Dalam foto, tampak beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan ditaman ini, selamat berkunjung dan selamat meraih kebersamaan keluarga dengan modal minimalis... Semoga bermanfaat
#taman kota bandung #taman super hero #home schooling #family gathering

27 Desember, 2014

Ketika Tempat sampah bertengger di angkot Bandung

Kota Bandung belakangan ini terasa begitu berbeda dan banyak perubahan yang baik sejak dipimpin oleh Walikota baru yang dipilih oleh warga Bandung. Salah satunya adalah munculnya peraturan mengenai kewajiban menyediakan tempat sampah dibeberapa tempat yang ditentukan, dan banyaknya himbauan dalam spanduk, agar tidak membuang sampah disembarang tempat.
foto diambil dari FB Ridwan kamil untuk bandung
 Meskipun tidak semua angkot Bandung menyediakan tempat sampah, setidaknya sekarang sudah ada beberapa angkot yang mulai sadar, dan atau dipaksa sadar akan kebersihan. Bagi saya yang suka makan dan minum di angkot, keberadaan tempat sampah ini sangat membantu untuk mengurani beban sampah yang biasanya saya simpan sementara dalam tas. Namun, penampakan ini mengingatkan saya pada angkot di kota ini, beberapa tahun lalu, yang pernah saya kisahkan disini
Tempat Sampah dalam Angkot Bandung 2014
Kalau Fasilitas sudah disediakan, maka tak ada alasan lagi untuk membuang sampah sembarangan.

20 Desember, 2014

Buah Nangka yang selamat - Kondisi terkini wilayah Bandung Timur, seminggu pasca Puting Beliung

Pada hari kamis, 18 Desember 2014 yang lalu, kawasan Bandung timur dikejutkan dg hadirnya angin puting beliung. Beritanya disini
Ini sebagian foto keadaan jalan pamekar raya menuju pasar gedebage. Kala itu tepat 4 hari setelah kejadian puting beliung, saya melewati jalan dekat rumah menuju pasar gedebage. Suasana lengang karena masih pagi, namun geliat perekonomian tampak sudah stabil. Beberapa orang sedang membereskan rumahnya yang sebagian tak beratap, beberapa orang lainnya ada yang mengumpulkan reruntuhan juga sampah dalam satu tempat agar mudah diangkut, pasarpun sudah sangat ramai. Posko bantuan telah berdiri, namun terlihat sepi. Melihat tenda besar seperti itu, mengingatkan saya saat menjadi relawan pada kejadian gempa bumi di Bantul Yogyakarta, yang kisahnya pernah saya tulis disini.
Salah satu yang menarik perhatian saya adalah pohon nangka berbuah nangka tanpa dedaunan. Betapa putaran angin telah melenyapkan segala yang rimbun dan kuat, namun tak dapat melepaskan sesuatu tanpa izin pemiliknya (baca:Allah SWT), meskipun hanya tiga buah nangka kecil-yang mungkin tidak lebih berat dari tembok rumah, ribuan genting dan plang besi.
"Tidak ada suatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. dan Allah Maha mengetahui segala Sesuatu" (QS. At-Tagabun:11)

Penampakan Angin Puting Beliung di Langit Bandung Timur, ubah ekspresi wajah warga jadi panik

Kamis sore 18 Desember 2014 sekitar pukul 16.30-17.00 warga Bandung timur dikejutkan oleh angin puting beliung yang bergemuruh dilangit.
Kredit: Handry

Kala itu saya sedang berada dalam angkot didaerah pasar ujung berung. Awalnya saya heran, kenapa hampir semua pejalan kaki memandang ke langit? lalu saya ikut-ikutan memandang ke langit sebisanya dari dalam angkot. "Tidak ada apa-apa" ujar saya dalam hati. tapi semakin dekat angkot melaju, semakin banyak warga yang heboh berkumpul memandangi langit. Hingga akhirnya tampaklah sebuah putaran angin berwarna abu-abu tua. putarang yang besar dan berhasil menerbangkan sampah-sampah dan debu disekitar. Pikiran daya langsung tertuji pada suami dan anak-anak dirumah, yang menurut logika saya, angin besar yang saya lihat itu ada diposisi yang sama dengan posisi rumah saya. beberapa detik sebelum melihat angin tersebut, saya sedang chatting dengan suami. Namun pasca melihat angin, obrolan kami sempat terputus. Ya Allah.. saya terus berdoa untuk keselamatan mereka dan semua warga disekitarnya.
Akhirnya saya turun di Superindo ujungberung untuk selanjutnya naik ojek menuju rumah. Ketika saya turun dari angkot, langitpun bergemuruh keras dan hujanpun turun. Terdengar jeritan manusia-manusia yang saya tidak tau dari arah mana. Sayapun berteduh sebentar diselasar Superindo untuk berlindung, menghindari hujan dan seperti yang lain- ikut memantau angin yang semakin dekat, dengan menggunakan kamera di HP. Angin yang tadinya tampak berputar, akhirnya memudar. Keadaan  ini berbanding lurus dengan tingkat kepanikan yang mulai memudar pula.
Hujan semakin deras, gemuruh semakin keras, saya  memilih untuk masuk kedalam gedung sekaligus membeli beberapa keperluan dan oleh-oleh sekedarnya untuk anak-anak. Setelah selesai, saya  tak menunggu lagi, dan memutuskan untuk langsung pulang meski hujan pasti membasahi saya ketika di ojek. Saya hanya ingin segera bertemu suami dan anak-anak.
Alhamdulillah saya ucapkan saat melihat keadaan rumah yang baik-baik saja meski beberapa sampah menghiasi. Pintu terbuka dan mereka baik-baik saja. Kamipun langsung membahas apa yang kami alami sore itu. Ternyata, jalur angin puting beliung itu memang sangat dekat dengan rumah kami. Bahkan ternyata, korban meninggal adalah warga yang tinggal tak jauh dari tempat saya tinggal. Berikut email yang saya terima dari milis JaBar Peduli keesokan harinya. 

Milist JBP


Jum'at, 19 Desember 2014 | 00:00 WIB
Puting Beliung Landa Bandung, Seorang Tewas

TEMPO.CO, Bandung - Angin puting beliung merusak bangunan dan pemukiman
warga Bandung Timur, Kamis, 18 Desember 2014. Lokasi terparah berada di
Kampung Pangaritan, Kelurahan Cibiru Wetan, Kecamatan Panyileukan, Kota
Bandung. Di lokasi tersebut ratusan bangunan rusak dan satu orang
dinyatakan meninggal setelah tertimpa reruntuhan tembok yang koyak disapu
angin. (Ini Daftar 85 Korban Tewas Longsor Banjarnegara)

Korban meninggal bernama Suti, usia 90 tahun, warga kampung Pangaritan, RT
02, RW 04, Kelurahan Cibiru Wetan, Kecamatan Panyileukan. Keluarga korban,
Ade, mengatakan pada saat kejadian Suti sedang berada di dalam rumahnya.
Setelah angin berhenti, keluarga menemukan Suti sudah dalam keadaan
meninggal tertimpa reruntuhan tembok.

"Pada saat penghuni rumah yang lain mencari tempat perlindungan, Mak Suti
sedang berada di rumah. Ia tidak mengetahui ada kejadian angin puting
beliung," kata Ade. (Relawan Longsor Banjarnegara Tewas Saat Evakuasi)

Ade mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30. Angin kencang
tersebut sempat membuat warga panik. Sebagian warga keluar dari rumahnya
mencari tempat yang aman. Selain diterpa angin, pemukiman padat penduduk
tersebut pun diterpa material bangunan yang dibawa angin.

Pantauan Tempo setelah kejadian, terlihat ratusan rumah di tiga RW di
kampung Pangaritan mengalami rusak. Material bangunan dan dedahan pohon
berserakan sehingga menyulitkan akses pengedara motor dan pejalan kaki.
Selain itu, satu buah gardu listrik meledak yang mengakibatkan listrik
padam.(Hujan Deras, Warga Kampung Ini Dilanda Ketakutan)

Terlihat tim Badan penanggulangann Bencana Daerah Jawa Barat sedang
mengumpulkan data dan informasi akibat dari bencana tersebut. "Saat ini
kami kesulitan mengumpulkan informasi karena listrik padam dan hujan terus
mengguyur," kata seorang petugas BPBD kepada Tempo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, terdapat belasan warga yang
mengalami luka. Empat diantaranya telah dibawa ke rumah sakit.

IQBAL T. LAZUARDI S

Kala itu, saya secara pribadi sempat sangat bersyukur, karena saat itu saya memutuskan untuk pulang memakai angkot caheum-cileunyi yang jalurnya cukup jauh dari jalur angin puting beliung. Seandainya saya pada jam tersebut memilih lewat jalur gedebage, mungkin saya akan terkena putaran angin tersebut, sebagaimana keadaan yang saat ini tampak di sekitar gedebage. Pohon tumbang, tiang listrik ambruk, genting beterbangan, atap seng & plastik sudah pasti berserakan. Saya bersyukur karena saya terhindar dari musibah ini, namun disisi lain saya turut prihatin pada warga yang menjadi korban. Semoga Allah memberikan kesabaran dan memberi kemampuan para korban untuk berobat agar sehat kembali, juga mampu membangun memperbaiki apa-apa yang rusak.
Artikel ini sekaligus pemberitahuan kepada saudara-saudara dan teman-teman saya yang kemarin khawatir pada keadaan kami yang berada dekat lokasi puting beliung. Terimakasih atas perhatiannya pada kami..

17 Desember, 2014

Kenapa Jengkolers harus nongkrong di cafe D'jengkol?

Jengkol oh jengkol... dengan malu-malu kukatakan bahwa jengkol adalah makanan yang selalu kurindukan (celingak-celinguk takut ada yang denger). Gimana nggak? jika sebagian dari kita biasanya tak menyadari kapan kita mulai menyukai satu makanan, nah bagi saya, jengkol ini memiliki sejarah yang sangat jelas. Saya ingat betul diusia saya yang kira-kira 5 tahun, kala itu saya tinggal di rengasdengklok-karawang-jawa barat. Rumah saya berada di pinggir jalan besar yang berseberangan dengan sebuah rumah makan, disanalah saya selalu membeli semur jengkol, untuk apa? untuk di-ca-mil. Sepertinya saat itu saya belum terkontaminasi oleh isu-isu negatif mengenai jengkol yang bisa menyebabkan bau. Saya menikmati semur jengkol dalam plastik selayaknya anak-anak jaman sekarang menikmati batagor dalam plastik. Jika saya mengingat hal itu, rasanya saya ingin malu, takut orang lain tau. hahaha.. (katanya ingin malu, tapi nyatanya malah ngeces ni terbayang kelezatannya).
Namun  setelah mendengar kang Gunarsa- owner d'jengkol berkata bahwa motto mereka adalah "memasyarakatkan jengkol, dan menjengkolkan masyarakat", saya jadi bangga karena saya sudah familiar pada jengkol jauh sebelum saya tau bahwa jengkol itu bau.
Eits, ternyata terjadi lagi, kenangan saya bersama jengkol membuat saya lupa untuk bercerita tentang cafe baru di Bandung yang menjadikan jengkol sebagai menu utamanya.
Ngomong-ngomong mengenai Jengkol, hari minggu kemarin saya dan beberapa teman Blogger Bandung datang dan makan siang di cafe baru bernama d'jengkol. Cafe yang kala itu baru beroperasi selama seminggu, bertempat di jl. Banteng no 50. Tak sulit mencarinya, karena posisi cafe yang cukup strategis yaitu dekat dengan lapangan lodaya. Siang itu kedatangan kami disambut dengan ramah oleh kang Gunarsa, sambil melihat-lihat ruangan yang didesign ala rumahan, beberapa blogger kepo pada asal muasal cafe ini. Maka berceritalah kang Gun "Awalnya kami menjual produk sambel jengkol secara Online. Setelah berjalan dua bulan, tercetuslah ide untuk membuat cafe dengan menu utama jengkol. Meskipun begitu, disini juga tetap menyediakan menu selain jengkol, agar pengunjung yang tak menyukai jengkol, tetap bisa makan dan nongkrong disini". Saya yakin kelak akan banyak orang yang nongkrong disini, itu karena di cafe ini disediakan wifi dan buku untuk mengusir bosan.
Setelah puas mengobrol, kamipun mulai menikmati masakan dengan resep khusus dari ibunda kang Gun sang owner, yaitu sajian makan siang serba jengkol dan ayam goreng hangat favorit Seruni balitaku yang ikut nimbrung. Ini dia menu-menu jengkol yang ada di cafe d'jengkol: Semur jengkol, rendang jengkol, balado jengkol, goreng jengkol, sambel jengkol, dan lumpia jengkol.
Menu D'jengkol by inke
Dari sekian menu jengkol, yang paling saya sukai adalah semur jengkolnya, karena texturnya lembut dan bumbunya meresap kedalam raga si jengkol. Lumpianya cukup ringan untuk dijadikan camilan, apalagi kalau dilengkapi cocolan bumbu kacang, hm... yummy. (catatan saya tentang lumpia, sebaiknya si jengkol diiris memanjang bak keju, lalu isinya disiram satu sendok telur ketika membungkusnya, agar bihun & jengkol bersatu padu dan tidak  berantakan saat dicabik-cabik dengan hot nya oleh gigi para jengkolers). Dua level sambel jengkol yang menjadi tonggak berdirinya cafe d'jengkol inipun tak luput dari perhatian saya. Textur dan penampakannnya mirip sambel tempe, rasanya mirip jengkol yang ditumbuk bersama cabe rawit, hehe ya iya laaahh. Kata kang Gun yang sempat promosi di Dago car free day, sambel jengkol ini punya dua level pedas, yaitu level mengharukan bagi yang tidak suka pedas, dan level masbuloh bagi pecinta pedas. Bagi saya dan teh Tian, masbuloh ini masih kurang pedas, sedangkan bagi teh Nchie, ini level yang bikin lidahnya ber seuhah-seuhah tak henti. Masalah harga, menu yang paling murah adalah rp.3000 dan yang paling mahal 25.000. Kalau mau paket sawaregna juga bisa sekitar rp.55.000. Liat angkanya sih masih kebayang dikantong lah ya..Buktinya ada karyawan kantor yang makan siang disini, berarti harganya bersaing khaan. Ohiya hampir lupa, katanya di cafe ini juga ada menu mie instant yang disajikan sesuai dengan gambar di bungkusnya, tapi sayang kemarin saya tidak pesan menu itu. Lain kali mau minta buktinya sama kang Gun aah... (sksd gtm)
Cafe D'jengkol by inke
 Nah, foto merah ini adalah penampakan cafe&resto D'jengkol yang sangat hommy. Kalau tak ada banner didepan, pastinya orang akan ragu kalau disini menerima manusia-manusia kelaparan. Itu dia salah satu ruangan dengan konsep lesehan, selain ruangan lainnya yang memiliki kursi/sofa dan meja. Buku-buku disediakan untuk pecinta baca yang sedang menanti pesanan, sedangkan permen-permen diberikan secara gratis bagi yang ingin menyembunyikan kenyataan bahwa ia telah tergoda makan makhuk bernama jengkol.
Kalau anda terlalu malu untuk ketauan suka jengkol, sepertinya sistem catering dan delivery servis bisa dimanfaatkan. Tinggal angka telepon, pencet angka (022.7305756 lalu pesanlah menu sesuka hatimu sambil berbisik-bisik.
Fasilitas penting by inke




Kalau kumpulan foto hijau ini adalah Fasilitas penting yang ada dalam cafe D'jengkol. Mengapa saya masukkan hal ini kedalam obrolan mengenai cafe? karena bagi saya pribadi, tempat cuci tangan, toilet dan mushola adalah fasilitas yang wajib bin kudu ada di tempat nongkrong. Kalau salah satu fasilitas penting ini tidak ada, maka akan mengurangi kenyamanan dan ketenangan dalam berkumpul bersama keluarga (maklum lah, ibu-ibu kalau bawa anak balita kan suka terasa rempong nggak jelas). Kalau lengkap gini kan mau makan sambil istirahat panjang jadi tenang.
Sekian dulu review cafe & resto D'Jengkol- tempat nongkrong baru, yang bakal jadi tujuan wisata kuliner di Bandung. Isi dalam blog ini mungkin saja bohong, maka sebaiknya anda datang langsung ke D'Jengkol yang buka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam ini, agar bisa membuktikan kebenarannya. Hehe.. Piss

07 November, 2014

Inilah buku-buku anak karya Benny Rhamdani

Ehm.. (entah kenapa rasanya saya ingin berdehem sebelum menulis sedikit pengantar dari postingan Bang Benny dalam blognya yang saya akan repost). Pertemuan dengan Bang Benny di grup Blogger Bandung, yang mungkin tidak disadari oleh beliau, berarti banyak buat saya. Gimana nggak? Pasalnya, selama ini (ternyata) saya menjual sebagian besar buku anak yang ditulisnya. Speechless juga saya kali ini, hampir setahun berjualan buku online, yang beberapa diantaranya membeli buku karya Bang Benny ini. Bukan hanya kaget karena 'bakul buku bertemu penulis buku', namun juga karena setiap saya membaca dan belanja buku Bang Benny, saya sering berkata dalam hati "Ya Allah.. kapan saya bisa nerbitin buku kaya gini, sebanyak ini". Dan kini saya bertemu dengan sang penulis, walau hanya didunia maya. Betapa memang dunia ini sempit, dan hal ini membuat saya berfikir "apakah ini pertanda onggokan ide dan draft tulisan saya akan segera menemukan takdirnya?". Wajar rasanya jika saya berfikir demikian, karena kini saya berteman dengan orang-orang hebat khususnya di kota Bandung ini. Dan itu berarti saya juga akan segera menjadi hebat, seperti mereka #ngarep

Berikut ini artikel penuh gambar buku yang saya repost dari blog Bang Benny Rhamdani. Bagi yang penasaran dan ingin memesan buku-buku ini bisa menghubungi saya #lho kok jadi dagang

Inilah Buku-Buku Anak Karya Benny Rhamdani

Menulis adalah passion saya
menjadikan kata menjadi sebuah cerita selalu menggairahkan
inilah beberapa karya yang bisa saya terbitkan dalam bentuk buku

 

Dongeng Benny Rhamdani

Ini adalah buku seri khusus yang dibuat untuk karya dongeng saya. Jumlahnya tiga judul. Materi dongeng di buku ini kebanyakan diambil dari cepen-cerpen genre fantasi yang pernah dimuat di majalah BOBO.

Hal yang saya sukai dari buku ini adalah signature name saya di kaver buku. Tadinya saya berharap signature itu bisa terus dipakai di semua buku saya.

Dari ketiga judul buku ini, saya paling suka ilustrasi kaver pada buku Rambut Tito dan Bel Ajaib. Fantasinya jelas tergambar dan sedikit berbeda dibandingkan dengan dua ilustrasi lainnya yang fullbody karakter.
Untuk cerita, tentu saja saya suka semuanya. Kalau respon pembaca bermacam-macam. Ada yang lebih suka fantasi istana sentris, ada yang suka lucu-lucuan, ada yang suka kontemporer. Semua jenis cerita fantasi memang ada di ketiga buku ini.
Buku ini diterbitkan oleh Penerbit DAR! Mizan. Tapi saat mengirim naskah saya belum bekerja di dalam penerbit besar itu.
Menulis cerita fantasi merupakan hal paling mengasyikan dalam berarya di penulisan bacaan anak.
Novel Anak

Menjadi penulis cerita anak sekelas Enid Blyton adalah impian saya sejak kecil. Tertatih-taih saya untuk memulainya. Itu sebabnya saya senantiasa ingin membantu mereka yang ingin menjadi penulis cerita anak. Agar mereka menemukan jalur yang tepat dan cepat. Dengan informasi yang lebih mudah diakses, semestinya memang karir menjadi penulis buku untuk anak tak lagi harus dilalui dengan berdarah-darah.



Saya mengawalinya dengan mengikuti sebuah lomba menulis di Departemen Agama untuk  kategori novel anak. Tidak menang. Tapi buku saya dinyatakan lolos untuk diterbitkan unuk proyek, karena saya tidak menemukannya di toko buku. Rasanya senang sekali melihat buku ini. Dan rupanya karena buku inilah semangat saya makin menyala menjadi penulis buku untuk anak.
Kemudian saya mencoba menawarkan diri menulis novel anak di Penerbit DAR! Mizan. gayung bersmabut, pihak redaksi ternyata memang sedang membutuhkan. Maka dalam waktu tiga hari saya selesaikan sebuah novel anak berjudul Awas, Ini Rahasia!

Saya memang senang membuat cerita dengan bumbu suspense di sana-sini. Karena memang dalam menghibur pembaca, cerita yang kita tulisa jangan sampai mudah ditebak. Tebarkan aneka kejutan di setiap bab.
Saat buku ini terbit dan mendapatkan nomor bukti, rasanya saya tidak percaya karena kemudian berhasil mewujudkan impian saya.

Novel anak-anak berikutnya meluncur begitu saja. kebanyakan saya menuliskan hal-hal yang akan disukai pembaca anak perempuan. Mengapa? Karena ternyata kebanyakan yang suka membaca adalah anak perempuan.






Saya tidak hanya menulis novel anak-anak untuk satu penerbit. Tujuannya, untuk membandingkan pelayanan terhadap penulis. Ternyata, saya tahu siapa yang terbaik kemudian.





Novel Serial

Seperti saya ungkapkan tadi, menjadi Enid Blyton adalah impian sejak kecil. Tapi penulis favorit saya adalah Astrid Lindgren yang menulis Pippi Longstocking. Keahaliannya mengemas cerita anak dengan gaya komedi adalah kekuatannya. saya banyak belajar dari kary-karyanya dalam proses menulis, Saya pun mencoba gayanya.

Percobaan pertama saya dimulai ketika saya menulis Inilah Kelas Paling Ajaib!  Sebuah kisah anak-anak sekolah ala Enid Blyton tapi dikemas lucu ala Astrid Lindgren.




Ternyata responnya cukup baik di pasaran ketika judul pertama diterbitkan. Saya pun meneruskan hingga tiga judul.

Kesulitan menulis serial adalah kontinuitas cerita harus kita jaga etrus. Sementara jarak menulis buku satu dan berikut cukup lama sehingga kadang saya harus susah payah memanggil kembali 'nyawa' dari buku pertama. Sebaiknya, serial memang ditulis secara estafet tanpa terganggu proyek menulis lainnya.


Tiga buku tersebut kemudian diterbitkan dalam satu buku. Ini dia book trailer -nya. Silakan diklik saja ya.

Kumpulan Cerita Anak


Mungkin seri Kumpulan Cerita Anak adalah yang paling mudah prosesnya. Saya hanya menyetorkan naskah cerpen saya. Dan boleh dari karya yang sudah diterbitkan di media cetak. Karena cerpen saya di majalah BOBO sudah ratusan, jadinya mudah sekali prosesnya.

Penjualannnya juga ternyata baik. Mungkin karena saat itu seri KKPK belum terkenal, jadi buku anak-anak yang yang ditulis orang dewasa masih bisa laku.

Kadang saya sengaja menulis dengan nama samaran, sekalin mempromosikan nama anak saya, Akhtar. Biar orang nggak bosan juga baca nama saya di toko buku.


Picture Book


Menulis picture book adalah sebuah tantangan tersendiri. Karena sebenarnya saya sebagai penulis harus berbagi tempat dengan ilustrator. Saya pun mempelejari dari beberapa buku bacaan impor juga bebrbagai teori. Jadinya memang masih saya campurkan dengan selera pasar.

Biasanya saya mencari celah cerita yang berbalut komedi. Karena saya benar-benar ingin menghibur anak. Cerita lucu juga bisa membalut pesan agar tak terlalu menggurui.



Seri CERITA BALITA ini sudah punya karakter yang harus saya sertakan. Jadi tidak terlalu sulit menulisnya Sali dan Saliha juga sudah melekat di pikiran pembaca seri ini.


Selain seri CERITA BALITA, saya juga menulis picture book untuk seri DONGENG BALITA, THANK YOU ALLAH, CERITA BERIMA, JIKA AKU JADI dan ISLAMIC PRINCESS


DONGENG BALITA



JIKA AKU JADI





CERITA BERIMA








THANK YOU ALLAH


ISLAMIC PRINCESS



Board Book

Jenis buku ini lebih sulit lagi menulisnya. Karena setiap halaman harus dipastikan tidak lebih dari satu kalimat. Karena buku ini diperuntukan untuk anak-anak yang baru belajar membaca.

Novel Movie Tie-in

Ini adalah jenis buku yang sangat menantang untuk proses menulisnya. Saya diminta menulis dua buku berdasarkan skenario film Garuda di Dadaku. Satu buku sesuai sekanrio, satu buku adalah prekuel. Nah, karena karakternya bukan punya saya, maka saya harus konsultasi dengan Salman Aristo yang menulis skenarionya.

Pada buku kedua saya sengaja tidak menuliskan nama saya di kaver buku karena merasa cuman mengdaptasi saja dari skenario. Untuk buku Mimpi Sang Garuda saya sengaja mencetaknya.


















Ilustrated Book

Buku bergambar ini sedikit berbeda dengan picture book. Halamannya lebih tebal, dan diperuntukkan untuk level pembaca di atasnya. Karena teksnya lebih padat, berupa chapter book. Hanya memang masih ada ilustrasi berwarna, satu cerita/bab biasanya 1 ilustrasi.

Saya, berhasil menulis satu buku untuk jenis ini. Maunya lebih. tapi perlu usaha lebih untuk menulisnya :)


Minta doanya saja ya.

Sumber: http://www.bennyrhamdani.com/2014/10/inilah-buku-buku-anak-karya-benny.html


22 Juni, 2014

Mari bersahabat dengan Qur'an dari rumah hingga Mall

Syaamil Qur'an Goes to Mall 

Keterangan foto: 1.Ibu Atalia (Istri walikota Bandung- Ridwan Kamil), 2. Para pemenang lomba tahfiz Qur'an, 3. Para pembicara talkshow "Quran sebagai gaya hidup"



Ramadhan sudah dipelupuk mata, kita sebagai muslim akan segera menjalani berbagai ibadah yang nilai pahalanya akan dilipatgandakan. Salah satu ibadah yang selaiknya menjadi kebiasaan baik dan gaya hidup sehari-hari adalah mengaji. Membaca Al-Qur’an kalamullah yang didalamnya berisi panduan dan jawaban atas segala pertanyaan kita dalam menjalani hidup didunia sebagai khalifah fil ard juga sebagai orang islam yang rahmatan lil alamin.
Weekend ini, 21-22 Juni 2014 Syaamil Qur’an mengadakan kegiatan “Syaamil Qur’an goes to mall”. Dalam kegiatan ini dilangsungkan beberapa acara penting dan menarik, yang mendatangkan tokoh-tokoh yang sudah tak asing lagi dimedia juga masyarakat.Beberapa komunitaspun turut meramaikan acara ini seperti Odojer yang menggelar kegiatan mengaji bersama di mall. Peserta yang turut hadirpun mendapatkan souvenir menarik dari Sygma dan diskon untuk pembelanjaan di bazzar sygma.
Sabtu kemarin, telah diadakan launching “Syaamil Qur’an Goes to Mall” yang di hadiri oleh Ibu Atalia (Istri walikota Bandung- Ridwan Kamil). Ibu Atalia memberikan sambutan dan dukungan pada kegiatan positif yang mengajak masyarakat muslim untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai gaya hidup sehari-hari. Beliau memberi perumpamaan gaya hidup sebagai kegiatan yang rutin dilakukan dan kita akan merasa kehilangan jika meninggalkannya.
Disela-sela talkshow bertema “Al-Qur’an sebagai gaya hidup” diumumkan 3 pemenang lomba tahfiz qur’an. Mereka adalah anak-anak usia SD yang mengikuti lomba dan memenangkannya. Hal ini sungguh membanggakan kita semua, karena  itu membuktikan bahwa Al-Qur’an sangat bisa dihafalkan oleh semua usia khususnya anak-anak calon penerus bangsa. Jika Al-Qur’an sudah begitu dekat dengan anak dan keluarga, diharapkan kita akan memiliki lingkungan yang positif untuk membesarkan anak, hingga kelak dapat menjadi generasi yang bukan hanya pintar secara akademis, juga memiliki moral yang baik.
Kang Rahman menjelaskan bahwa Sygma creative media berikhtiar memfasilitasi masyarakat muslim agar bisa lebih dekat dengan Qur’an kapanpun dan dimanapun berada. Menurut data, populasi muslim di Indonesia merupakan no 1 terbesar di Asia pasifik namun sayangnya di Negara kita pula, merupakan pengakses situs pornografi terbesar. Hal ini sungguh kenyataan pahit yang harus menjadi perhatian khusus bagi orang tua dan semua pihak. Karena menurut penelitian, kecanduan seseorang akan pornografi, dapat merusak otak dan mental. Selain itu, Mbak Ari menambahkan bahwa masalah yang kita hadapi bukan hanya pornografi, namun juga narkoba dan mental yang tak tahan akan kemalangan. Berbagai masalah tersebutlah yang membuat pihak Sygma merasa harus mengajak masyarakat untuk kembali ke Qur’an. Menjadikan Qur’an sebagai rujukan hidup dan gaya hidup sehari-hari.
Berbagai produk syaamil qur’an hadir untuk memudahkan kaum muslim untuk beribadah dimanapun kapanpun. Produk tersebut diantaranya berbagai jenis Qur’an, tafsir, bahkan gadget yang memiliki konten super lengkap (Syaamil Note dan Tabz)
Hari ini, masih berlangsung acara yang menarik di BTC, bagi pecinta Qur’an, nasyid, dan penyayang anak, tak ada ruginya jika turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan Syaamil Qur’an Goes to Mall. Disana kita dapat bertemu Bunda Neno Warisman, Kang Nugi Al-Afgani, Awan X-Factor, dan bazzar produk Sygma.
 






Sekian info kegiatan menarik dari saya, bila rekan-rekan ingin mengetahui kegiatan menarik lainnya yang diadakan oleh Sygma khususnya di kota Bandung, juga  info produk-produk terbaik, anda dapat menghubungi Syaamil Quran atau FB saya, Insyaallah saya bantu. Terimakasih. wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.