04 September, 2006

Tentang Dia


Waktu badanku berpeluh kesah
Kau eratkan nadiku yang bersimbah darah
Tengadahkan sakitku dengan senyuman
Kemanakah kaki-Mu berjalan
Saat bola mataku mengendur
Tabahkanlah akalku yang inginkan pejam
Meski ragaku tak lagi beralur
Lapangkanlah lubang hatiku yang terhujam
Dia datang disaat yang tepat
Dengan karakter yang unik
Membawa kesegaran yang telah lama hilang
dari hati seorang insan
pertemuan yang terjalin dengan sederhana
namun memberikan arti yang sangat dalam
meski bukan sebuah harapan dimasa lalu
namun menjadi anugerah yang indah
hadirnya membuat senang
tiadanya membuat hilang
diamnya adalah lukaku
cerianya adalah sukaku
Adakah diri-Mu dipenuhi oleh jiwa
Adakah cinta-Mu berjasad nyata
Yang membuatku mencari dan berangan
Yang membuatku pergi dengan lambaian
(duet; aku dan sahabat)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Subhanallah...wah wah wah sampe sampe saya menggelengkan kepala, puisinya luar biasa...dalem banget...Chiami lah...sebuah alunan hati seorang wanita kepada tuhan nya yang sangat dalam...nilainya 100 deh, keren saya ga habis pikir dan semakin menambah rasa cintaku PadaMu,makasih sahabat
inke maju terusss
di tunggu hasil karya nya :)